Senin, 02 Februari 2015

Contoh Drama

Salah Sangka

 foto

Hasna : (Datang dari luar, mendekati Reza, marah dan memukul) Sialan benar kamu ya!
 Reza   : Memangnya apa salahku, kenapa kamu memukulku! (Menangis).
 Anin    : Iya, memang apa salah Reza sehingga kamu memukulnya! (Marah sambil menatap Hasna).
 Hasna : Pasti kamukan yang menaruh kulit pisang di laciku! (Tuduh Hasna kepada Reza).
 Reza   : Oh jadi itu, bukan aku yang menaruh pisang itu di lacimu (Jelas Reza).
 Putri   : Tuh, dengerin kata Reza, bukan dia yang menaruh kulit pisang itu! Lagi pula 
              kamu tidak punya buktinyakan? (Tambah Putri).
 Ryan   : (Kemudian Ryan datang dan menyahut) Eh, ada apa ini kok ribut-ribut.
 Jaka    : Iya, ada apa ini ( Tambah Jaka).
 Anin    : Ini lho, Hasna menuduh Reza sembarangan (Bela Anin).
 Jaka    : Menuduh sembarangan? (Tanya Jaka).
 Putri   : Hasna menuduh Reza kalau Reza yang menaruh kulit pisang di dalam laci Hasna (Jelas Putri).
 Ryan   : Oh itu tho, tadi pagi aku melihat Satrio dan Ikak makan buah pisang
             Mungkinsaja mereka yang menaruh kulit pisang di laci Hasna.  (Sambung Ryan).
 Anin    : Ya sudah, kalau begitu kita tanya mereka saja (Usul Anin)
 Hasna : Ayo...... (Ajak Hasna)
 Reza   : Ikak... Satrio... apa benar, kalian tadi pagi makan pisang? (Masih sambil menangis).
 Ikak     : Betul, emangnya kenapa kalau tadi pagi aku sama Satrio makan pisang? (Jawap Ikak agak curiga).
 Satrio  : Iya, memang apa salahnya makan pisang (Tambah Satrio).
 Hasna : Apa benar, kamu yang menaruh kulit pisang di laciku (Tanya Hasna).
 Ikak     : Lacimu? (Ikak bingung).
 Satrio  : Maaf ya Hasna tapi itu benar (Satrio Mengakuinya).
 Ikak     : O, yang itu.... sebenarnya aku dan Satrio tidak bermaksut begitu, kami tidak
               bermaksud begitu, maafkan kami ya Hasna (Mohon Ikak dengan nada memelas kepada Hasna).
 Hasna : Tidak semudah itu aku memaafkan kalian ya, gara-gara kalian aku memfitnah Reza (Sambil marah).
 Jaka     : Sudahlah Hasna maafkan saja mereka berdua tidak ada salahnyakan kalau
                memaafkan mereka (Usul Jaka).
 Hasna : Tentu saja ada! (Bantah Hasna dengan nada tinggi).
 Ryan   : Maafkanlah saja mereka, merekakan tidak sengaja melakukannya. (Tambah Ryan).
 Hasna : Baiklah kalian berdua aku maafkan (Tampak seperti tidak ikhlas).
 Anin    : Nah, sekarang waktunya kamu minta maaf kepada Reza (Tambah Anin).
 Putri   : Iya betul, ayo cepetan (Agak marah).
 Hasna : Baiklah, Reza maafkan aku ya, karena sudah menuduhmu sembarangan
               tanpa bukti (Dengan nada rendah dan agak memelas).
 Reza   : Iya, aku sudah memaafkan mu kok hasna (Dengan penuh senyuman).
  Hasna : Makasih ya Reza, kamu sudah mau memaafkan aku (Tambah Hasna).
  Reza  : Iya, sama-sama (Jawab Reza).
  Ikak    : Maafkan kami berdua juga ya Reza (Minta Ikak).
  Satrio : Iya, maafkan kami ya Reza (Tambah Satrio).
  Reza  : Aku juga sudah memaafkan kalian kok (Jawab Reaza).

( Mereka berempat pun saling memaafkan dan melupakan kejadian tersebut,  layaknya tidak terjadi apa-    apa).

Tamat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar